Kamis, 07 Oktober 2010

TERORISME YANG KELAPARAN


Teroris Ini Menyerahkan Diri karena Kelaparan
Senin, 4 Oktober 2010 - 05:06 wi
Adela Eka Putra Marza - Okezone

daylife
MEDAN - Salah seorang anggota kawanan bersenjata api di Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, terpaksa menyerahkan diri karena kelaparan dan kedinginan, Minggu (3/10/2010). Tersangka berinisial MT itu ditemukan warga di sebuah kandang sapi milik warga Dolok Sagala.

"Warga menemukannya dalam keadaan kelaparan. Kemudian diserahkan kepada kita," ungkap Kapolda Sumut Irjen Pol Oegroseno kepada wartawan di Medan, Minggu malam.

Warga Belawan itu menyerahkan diri pada Widianto yang pertama kali menemukannya tidak jauh dari lokasi baku tembak. Ia ingin menyerahkan diri dan minta diantarkan ke kantor polisi. Tersangka kemudian dibawa ke Polsek Dolok Masihul, sekitar 20 menit perjalanan dari lokasi.

MT pun dirawat di polsek tersebut karena dalam kondisi lemah. Saat tiba, ia dalam keadaan menggigil dan tidak membawa senjata api. Kemungkinan sudah beberapa hari tidak makan selama kabur di dalam hutan.

Setelah memberinya makan dan kondisinya membaik, polisi segera memintai keterangannya. Saat ini, MT masih dalam pemeriksaan pihak kepolisian.

Selain MT, tersangka lainnya berinisial AGS juga menyerahkan diri karena mengalami kelaparan dan dehidrasi. ARS MT sendiri saat ini sudah dibawa ke Medan, dan dirawat di Ruang 14 Rumah Sakit Brimob Polda Sumut, Jalan KH Wahid Hasyim, Medan.

1.Terorisme dilihat dari  teori  sosial
                Gerakam terorisme diberbagai belahan dunia khusus di Asia Tenggara dan indonesia ,Umumnya lahir karena ketidakadilan global dan ketidakpuasan a tas fenomena politik di masing-masing negaranya.Maraknya aksi  terorisme di abad 21 ini telah mewarnai gerakan tersebut muncul selain dipengaruji oleh kebijakan luar negri  negara-negara Barat. Para anggota gerakan itu menilai bahwa sistem politik yang kini diterapkan di negara-negara yang mayoritas penduduk muslim ,termasuk indonesia tidak sesuai dengan syariat islam, dan karena itu harus diperjuangkan untuk diubah agar sejalan dengan ajaran islam.Dalam kontek indonesia yang berdasar undang-undang 1945 dan pancasila sebagai hasil kesepakatan para tokoh agama dan politik di dunia  menyalahi ketentuan AL-QURAN yang memerintah agar jukum Allah sebagai dasar bernegara.Cita-cita membangun negara islam dan menerapkan syariatnya mereka tempuh melalui jihad,dan saat-saat tertentu melegalkan kekerasan.Para teroris melihat bahwa kebijakan luar negri negara-negara Barat telah menyengsarakan umat islam.Salah satu bentuk solidaritas mereka tunjukan dengan meledakan bom sehingga warga asing ijut serta dalam penindasan dan penbunuhan warga negara palestina menjadi korban.Mereka melakukan  perlawanan dengan tujuan agar dampak yang ditimbulkan dari perlawanan itu kurang lebih sama.Fenomena dalam negri dan pengaruh luar negri memberi motivasi kepada para teroris untuk bangkit melawan dan mengubah keadaan.Semangat perlawanan itu didukung oleh konsep h\jihad yang mereka gali dari sumber utama islam(AL-quran dan sunah nabi),Ketidakadilan global yang melahirkan kemiskinan menjadi penyebab munculnya gerakan terorisme.selain menjadi penyebab munculnya gerakan terorisme,kader-kader baru teroris berasal dari masyarakat yang kurang mampu.Sehingga kelompok teroris dengan mudah merekrut anggota dari masyarakat yang merasa diperlakukan tidak adil. Kemiskinan membuat orang frustasi dan kehilangan akal sehingga mudah melakukan aksi terorisme.Kemiskinan membuat opang atau masyarakat tidak percaya kepada pemerintah seghingga mereka mudah terbuai oleh bujuk rsyu teroris yang menjanjikan perubahan dengan cara konstitusional.Orang yang terpengaruh dan iku dalam gerakan terorisme dimotivasi oleh reasa kecewa terhadap pemerintah yang  tedak bisa menciptakan kamakmuran dalam negri.Kemiskinan membiuat orang buta dan tidak bisa berpikir panjang,sehingga perut lapar gampang membuat orang kalap.Memurut Amstrong lahirnya organisasi-organisasi islam garis keras dilatarbelakangi oleh anggapan bahwa midernitas akan membawa pada kehancuran agama.Syafii Maarif berpendapat,bahwa terorime disebabkan oleh ketidak mampuan berpartisipasi dalam moderenitas menjadi faktor utama,mereka iri dan lama-kelamaan menjadi dendam yang kemudian diwujudkan dalam bentuk kekerasan.Ancaman terorisme di Indonesia tidak terlepas dari tatanan politik yang kini dikendalijan oleh AS.Selain itu politik dalam negripun ikut memicu aksi terorisme dengan dua konteks,yaitu ancaman terorisme di Indonesia akan terys mengganggu nasional,regional,dan internasional.
2.Terorisme menurut tinjauan penddik atau mahasiswa.
                Terorisme merupakan suatu kelompok yang meresahkan masyarakat dalam nbegri saat ini.Indonesia adalah salah satu n egara yang sedang marak menangani kasus teririsme.Ancaman terorisme sudah sampai kepeda pejabat tinggi bahkan orang Nomber satu di Indonesia sekalipun.seperti kasus terorisme di Medan,seorang terorisme menyerahkan diri karena kelaparan.Karena pada saat persembunyiannya di  hutan ia tidak membawa perbekalan,sehingga membuatnya kelaparan.Terorisme muncul  disebabkan karena masyarakat tidak memahami betul arti jihad yang sebenarnya,karena motivasi untuk melakikan terorisme ini salah satunya didasari oleh jihad.Menurut mereka melawan ketidakadilan dalam ajaran islam yaitu dengan cara pengeboman.Tetapi dalam hal ini mereka belum memahami  jihad.terorissme perlu diberantas sampai  ke akarnya,bukan memberantas orang yang pertamakali menjadi terorisme tetapi bangsa ini harus mem bersntas sumber yang menjadi penyebab menyebar luasnya terorisme,yang tindakan terorisme tersebut merupakan bukan tindakan kemanusiaan.kasus terorisne harus ditengani serius,sebelum anggota terorisme ini merajarels di tanah air.                 

Senin, 04 Oktober 2010

TERORIS YABG KELAPARAN

Teroris Ini Menyerahkan Diri karena Kelaparan
Senin, 4 Oktober 2010 - 05:06 wi
Adela Eka Putra Marza - Okezone

daylife
MEDAN - Salah seorang anggota kawanan bersenjata api di Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, terpaksa menyerahkan diri karena kelaparan dan kedinginan, Minggu (3/10/2010). Tersangka berinisial MT itu ditemukan warga di sebuah kandang sapi milik warga Dolok Sagala.

"Warga menemukannya dalam keadaan kelaparan. Kemudian diserahkan kepada kita," ungkap Kapolda Sumut Irjen Pol Oegroseno kepada wartawan di Medan, Minggu malam.

Warga Belawan itu menyerahkan diri pada Widianto yang pertama kali menemukannya tidak jauh dari lokasi baku tembak. Ia ingin menyerahkan diri dan minta diantarkan ke kantor polisi. Tersangka kemudian dibawa ke Polsek Dolok Masihul, sekitar 20 menit perjalanan dari lokasi.

MT pun dirawat di polsek tersebut karena dalam kondisi lemah. Saat tiba, ia dalam keadaan menggigil dan tidak membawa senjata api. Kemungkinan sudah beberapa hari tidak makan selama kabur di dalam hutan.

Setelah memberinya makan dan kondisinya membaik, polisi segera memintai keterangannya. Saat ini, MT masih dalam pemeriksaan pihak kepolisian.

Selain MT, tersangka lainnya berinisial AGS juga menyerahkan diri karena mengalami kelaparan dan dehidrasi. ARS MT sendiri saat ini sudah dibawa ke Medan, dan dirawat di Ruang 14 Rumah Sakit Brimob Polda Sumut, Jalan KH Wahid Hasyim, Medan.

TENTARA

jakarta (ANTARA) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memimpin upacara peringatan hari jadi ke-65 TNI di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa. Presiden didampingi Ibu Ani Yudhoyono tiba di area upacara di landasan Echo, sekitar pukul 09.00 WIB.
Setelah berisirahat sejenak, Presiden langsung menuju mimbar upacara untuk memimpin upacara peringatan HUT ke-65 TNI.
Hadir dalam kegiatan itu Wakil Presiden Boediono, Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, kepala staf tiga angkatan dan sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu II.
Tampak pula sejumlah pejabat tinggi negara, perwakilan negara sahabat dan purnawirawan TNI.
Rangkaian upacara peringatan HUT ke-65 TNI akan ditutup dengan resepsi yang akan dihadiri pula oleh Presiden di hanggar Skuadron Udara 17 Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma.
Usai memimpin peringatan hari jadi TNI, Kepala Negara dijadwalkan bertolak ke Belanda untuk mengadakan kunjungan kerja yang kali pertama ke Negeri Kincir Angin tersebut.
Upacara peringatan HUT ke-65 TNI diselimuti mendung tebal dan hujan gerimis. Namun, Presiden Yudhoyono tetap melakukan inspeksi terhadap para satuan TNI peserta upacara.
Tidak ada rekomendasi

Artikel Terkait